Forum Ukhuwah UNM

Ajang untuk saling berbagi ilmu, taushiyah, curhat dan info masyarakat UNM makassar
 
IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Radio Sunnah

Latest topics
» RAHASIA MUDAHNYA MENDAPATKAN MODAL UNTUK USAHA ATAU UNTUK BIAYA HIDUP
Mon Jul 15, 2013 5:09 pm by millantea

» надо похудеть на 15кг за 20дней
Thu Aug 04, 2011 9:04 pm by Tamu

» best fish oils supplements
Thu Aug 04, 2011 2:50 pm by Tamu

» Alabama Dept. of Public Health Proposes Civil Penalty Against Company For Failing To Properly Maintain Security, Accountability Of Radioactive Sources
Thu Aug 04, 2011 1:49 pm by Tamu

» Effects Of Ekg On Caffeine
Wed Aug 03, 2011 8:33 pm by Tamu

» generic name for ultram er
Wed Aug 03, 2011 4:30 pm by Tamu

» australia online casinos
Tue Aug 02, 2011 11:30 pm by Tamu

» sundown naturals fish oil
Tue Aug 02, 2011 10:37 pm by Tamu

» hotele polska 5 gwiazdek
Tue Aug 02, 2011 2:32 pm by Tamu

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 21 pada Sat Feb 05, 2011 7:12 am
Top posters
Admin
 
al_ghariby
 
erkawe
 
ikhwan_unm
 
ullahsultan
 
akhjafar
 
Salsabilah
 
abu uwais
 
najah
 
ibnu yahya
 
Kalender Hijriah
google salaf

Share | 
 

 Takutlah, Wahai Koruptor Dan Ghulul!

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
ibnu yahya
Pemula
Pemula


Male Jumlah posting : 4
Age : 26
Registration date : 09.02.09

PostSubyek: Takutlah, Wahai Koruptor Dan Ghulul!   Tue Feb 24, 2009 10:21 pm

Mengambil harta yang bukan haknya sudah merupakan perkara yang sering terjadi di negara ini. Mereka tak menghiraukan lagi bahwa syariat islam telah melarang perbuatan tercela ini. Tak heran jika negara ini termasuk negara yang tingkat korupsinya tinggi. Entah apa yang telah mengotori fikiran dan hati mereka, apa mungkin?, karena awamnya terhadap hukum perbuatan ini atau kah mereka hanya menuruti hawa nafsu. Yang jelas perbuatan ini dapat menyebabkan pelakunya diadzab di hari kiamat.

Begitu juga ghulul, yaitu orang yang mencuri harta rampasan perang sebelum dibagi. Temasuk juga dalam kategori ghulul adalah para penguasa, pegawai negara, pejabat, dan karyawan yang melakukan korupsi dan suka memakan hak rakyat.

Allah SWT berfirman,

وَمَا كَانَ لِنَبِيٍّ أَنْ يَغُلَّ وَمَنْ يَغْلُلْ يَأْتِ بِمَا غَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ تُوَفَّى كُلُّ نَفْسٍ مَا كَسَبَتْ وَهُمْ لا يُظْلَمُونَ (١٦١)



“Tidak mungkin seorang nabi mencuri harta rampasan perang (sebelum dibagi). Barangsiapa yang mencuri sebelum dibagi dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dicuri itu, kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya”. (QS. Ali Imran:161).

Saat di padang mahsyar kelak para koruptor dan orang-orang yang suka berbuat ghulul akan dibongkar kedoknya di hadapan Allah dan kepada seluruh makhluk, serta mereka akan mengalami hisab yang berat dan akan memanggul di atas pundaknya harta yang telah dikorupsi.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah r.a berkata, “Suatu hari Rasulullah SAW berdiri ditengah-tengah kami. Beliau menyebut tentang ghulul, menganggapnya sebagai sesuatu yang besar, menganggapnya sebagai suatu urusan yang besar. Lalu beliau bersabda, “Sungguh aku akan mendapati seseorang di antara kalian pada hari kamat datang dengan memikul onta yang melenguh-lenguh. Ia akan berkata, ‘Wahai Rasulullah tolonglah aku.’ Maka aku jawab, ‘Aku tidak memiliki sesuatu pun dari Allah untuk itu. Sungguh aku telah menyampaikan semuanya kepadamu.’ Aku juga akan mendapati seseorang diantara kalian pada hari kiamat datang dengan memikul kambing yang mengembik-embik. Ia akan berkata, ‘Wahai Rasulullah tolonglah aku.’ Maka aku jawab, ‘Aku tidak memiliki sesuatu pun dari Allah untuk itu. Sungguh aku telah menyampaikan semuanya kepadamu.’ Aku juga akan mendapati seseorang di antara kalian pada hari kiamat datang dengan memikul binatang yang mengeluarkan suara-suara yang keras. Ia akan berkata, ‘Wahai Rasulullah, tolonglah aku.’ Maka, aku telah menyampaikan semuanya kepadamu.’ Aku juga akan mendapati seseorang di antara kalian pada hari kiamat datang dengan memikul kain dan baju-baju yang berkibar-kibar. Ia akan berkata, ‘Wahai Rasulullah tolonglah aku.’ Maka, aku jawab, ‘Aku tidak memiliki sesuatu pun dari Allah untuk itu. Sungguh aku telah menyampaikan semuanya kepadamu.’ Aku juga akan mendapati seseorang di antara kalian pada hari kiamat datang dengan memikul barang-barang berharga. Ia akan berkata, ‘Wahai Rasulullah tolonglah aku,’ Maka aku jawab, ‘Aku tidak memiliki sesuatupun dari Allah untuk itu. Sungguh aku telah menyampaikan semuanya kepadamu.

Dari Abu Humaid As-Sa’idi bahwasannya Rasulullah SAW telah mengangkat seorang laki-laki dari bani Azdi bernama Ibnu Utabiyah sebagai petugas pengambil zakat. Tatkala selesai menunaikan tugasnya dan kembali ke madinah, ia mengatakan kepada Rasulullah, “Harta ini adalah harta zakat untuk anda, sedang ini adalah hadiah yang dihadiahkan untuk saya.”

Mendengar ucapan tersebut, Rasulullah SAW sangat marah. Beliau naik mimbar dan berkhutbah: “Kenapa ada seorang pejabat yang kami angkat, lalu ia datang dan mengatakan, ‘Harta ini untuk anda dan harta ini untuk saya?; kenapa ia tidak duduk menunggu saja di rumah bapak dan ibunya, lalu melihat benarkah ada orang yang akan memberinya hadiah (kala ia bukan pejabat zakat)? Demi Allah yang nyawaku berada di tangan-Nya. Tidak ada seorang pejabat pun yang mengambil sesuatu darinya kecuali pada hari kiamat ia akan memanggulnya di atas pundaknya. Baik berupa unta yang akan bersuara, sapi yang akan melenguh, atau kambing yang akan mengembik. (HR. Bukhari no.6639 dan Muslim no. 3414).

Nabi SAW pernah bersabda,

“Serahkanlah benang dan jarum. Hindarilah ghulul sebab ia akan mempermalukan orang yang melakukannya pada hari kiamat kelak.” (Silsilah ash-shahihah lilalbani hal. 985)

Nabi SAW juga bersabda,

“Allah tidak akan menerima shalat tanpa bersuci dan sedekah dari hasil ghulul.” (HR. Imam Muslim).

Nabi SAW bersabda,

“Barangsiapa mengambil tanah orang lain secara zalim, meski hanya sejengkal, niscaya pada hari kiamat akan dikalungkan tujuh lapis bumi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jika merampas sejengkal tanah akan dijerat lehernya dengan kalung tujuh lapis bumi, lantas bagaimana dengan nasib para koruptor, perampok, dan orang yang tidak membayar zakat?. Terakhir, marilah kita menyadari bahwa kebaikan negara dan agama ini hanya bisa diraih dengan cara mengikuti petunjuk dari Allah dan Rasul-Nya, sesuai dengan pemahaman salafush shalih.


Wallahu ta’ala a’lam, wa shallallahu ‘ala nabiyyyina muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.fkmiua.co.cc
erkawe
Pemula
Pemula


Male Jumlah posting : 39
Registration date : 28.01.09

PostSubyek: Re: Takutlah, Wahai Koruptor Dan Ghulul!   Thu Feb 26, 2009 1:53 pm

audzu billahi mindzalika
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
al_ghariby
Aktif
Aktif


Female Jumlah posting : 69
Registration date : 13.01.09

PostSubyek: Re: Takutlah, Wahai Koruptor Dan Ghulul!   Sat Feb 28, 2009 6:38 pm

Koruptor itu bukan hanya untuk para pejabat.
Who knows jika diantara kita ada yang sudah melakukan korupsi tetapi tidak disadari. Naudzu billah mindzalik.

Baik kecil maupun besar tetap aja namanya korupsi.
so, introspeksi diri kita masing-masing.
Sudahkah kita yakin bahwa sedikit praktek korupsi sudah kita tinggalkan sejauh mungkin.
Terkadang kita melakukan hal yang sebenarnya itu sudah termasuk korupsi tetapi...
Wallahu a'lam bishshawab...
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Takutlah, Wahai Koruptor Dan Ghulul!   Today at 1:51 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Takutlah, Wahai Koruptor Dan Ghulul!
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Ukhuwah UNM :: Ad-Dienul Islam :: Artikel-
Navigasi: