Forum Ukhuwah UNM

Ajang untuk saling berbagi ilmu, taushiyah, curhat dan info masyarakat UNM makassar
 
IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Radio Sunnah

Latest topics
» RAHASIA MUDAHNYA MENDAPATKAN MODAL UNTUK USAHA ATAU UNTUK BIAYA HIDUP
Mon Jul 15, 2013 5:09 pm by millantea

» надо похудеть на 15кг за 20дней
Thu Aug 04, 2011 9:04 pm by Tamu

» best fish oils supplements
Thu Aug 04, 2011 2:50 pm by Tamu

» Alabama Dept. of Public Health Proposes Civil Penalty Against Company For Failing To Properly Maintain Security, Accountability Of Radioactive Sources
Thu Aug 04, 2011 1:49 pm by Tamu

» Effects Of Ekg On Caffeine
Wed Aug 03, 2011 8:33 pm by Tamu

» generic name for ultram er
Wed Aug 03, 2011 4:30 pm by Tamu

» australia online casinos
Tue Aug 02, 2011 11:30 pm by Tamu

» sundown naturals fish oil
Tue Aug 02, 2011 10:37 pm by Tamu

» hotele polska 5 gwiazdek
Tue Aug 02, 2011 2:32 pm by Tamu

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 21 pada Sat Feb 05, 2011 7:12 am
Top posters
Admin
 
al_ghariby
 
erkawe
 
ikhwan_unm
 
ullahsultan
 
akhjafar
 
Salsabilah
 
abu uwais
 
najah
 
ibnu yahya
 
Kalender Hijriah
google salaf

Share | 
 

 Don't cry ketika Cinta Tidak Bisa Memiliki

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 73
Registration date : 13.01.09

PostSubyek: Don't cry ketika Cinta Tidak Bisa Memiliki   Thu Jan 15, 2009 9:49 pm

Sungguh, merupakan hal yang sangat menyakitkan hati. Ketika cinta kita ditolak oleh seeorang yang sangat kita harapkan cintanya. Sebahagaian dari kita mungkin akan langsung berfikir sepertinya Allah tidak adil. Langit terasa muram dan tidak bercahaya. Bukankah cinta kita benar-benar tulus dan murni. Untuk mehjaga diri dari dosa, menjaga pandangan, menjaga hati, bahkan demi menjaga kesucian agamaNya? Apa yang salah pada diri kita? Tidak layakkah kita mendapakan janjinya, "Jika kamu menolong agama (Allah), niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad : 7).

Sungguh, merupakan hal yang sangat menyakitkan hati. Ketika cinta kita ditolak oleh seeorang yang sangat kita harapkan cintanya. Sebahagaian dari kita mungkin akan langsung berfikir sepertinya Allah tidak adil. Langit terasa muram dan tidak bercahaya. Bukankah cinta kita benar-benar tulus dan murni. Untuk mehjaga diri dari dosa, menjaga pandangan, menjaga hati, bahkan demi menjaga kesucian agamaNya? Apa yang salah pada diri kita? Tidak layakkah kita mendapakan janjinya, "Jika kamu menolong agama (Allah), niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." (QS. Muhammad : 7).

Begitu mahalkah tiket untuk mendapatkan pertolonganNya, lantas di manakah janjiNya, "Berdo'alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu." (QS. Al-Mu'min : 60).

Ya, sebenarnya faktor yang paling utama mengapa keinginanmu belum dikabulkan, padahal usia sudah waktunya, tujuan sudah mulia, bahkan mungkin kemampuan sudah ada. Hanya satu faktor penyebabnya. Yaitu perbedaan persepsi antara kita dan Allah. Kita seringkali menganggap bahwasanya apa-apa yang sesuai dengan keinginan kita itulah yang terbaik bagi kita, padahal tidak selamanya loh, (baca QS. Al-Baqarah : 216).

Dari ayat tersebut, kita tahu bahwa ada hikmah dibalik setiap kejadian apapun yang menimpa kita, ada kebaikan dibalik sesuatu yang kita anggap buruk, demikian pula sebaliknya.

Agaknya tidak ada salahnya jika kita sedikit mendengar penuturan Ibnu Al-Jauzy yang mengajarkan, "Jika anda tidak mampu menangkap hikmah, bukan karena hikmah itu tidak ada, namun semua itu akibat kelemahan daya ingat anda sendiri. Anda kemudian harus tahu bahwa para raja pun memiliki rahasia yang tidak diketahui setiap orang. Bagaimana mungkin anda dengan segala kelemahan anda akan sanggup mengungkap sebuah hikmah?"

Betapa berat pun sebuah ujian yang kita alami, pasti akan ada jalan keluarnya. Allah menyatakan, "Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya." (QS. Al-An'am : 152). Dalam ayat yang lain, Allah berfirman, "Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tak disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan baginya keperluannya." (QS. At-Thalaq : 2-3).

Yakinilah bahwa kegagalan cinta yang kita alami, tertolaknya cinta yang kita ajukan, sudah dirancang sedemikian rupa skenarionya oleh Allah. Sehingga tidak perlu menyikapinya secara berlebihan. Daripada kita larut dalam kesedihan, menagis, menyesali diri, patah hati atau bunuh diri. Lebih baik kita berbaik sangka saja kepada Allah. Tidak pantas diri ini mengeluh apalagi menyesali sebuah kegagalan. Bersikaplah positif ke depan. Yakinlah bahwasannya kegagalan cinta bukanlah akhir dari segalanya, bukanlah awal dari sebuah kehancuran.

Sejarah mencatat, banyak sekali pribadi-pribadi sukses di dunia ini mengawali kesuksesannya setelah ditimpa berkali-kali gagal dalam usaha mereka, begitu juga tentang urusan cinta. Sebagai manusia, kita dibekali potensi yang sedemikian hebatnya oleh Allah. Dan terkadang potensi yang ada pada diri kita justru baru kita ketahui setelah kita menghadapi beberapa kali kegagalan.

Aa Gym pernah mengatakan, "Jika nasi sudah menjadi bubur, maka kita harus mulai memikirkan ayam, cakwe, sledri, bawang goreng, dan sambel, sehingga bubur kita akan menjadi bubur ayam yang spesial." Karena itu, satu orang yang menolak cinta kita seharusnya tidak menjadikan kita lupa pada puluhan bahkan ratusan orang lain yang menyayangi kita. Namun justru seharusnya menjadi cambuk bagi diri kita untuk menjadi lebih baik.

***

Ayo Terus Perbaiki Kekurangan Diri

Mungkin kita merasa bahwa kita sudah siap dan mampu, kita merasa bahwa kita baik hati, tidak sombong, berasal dari keluarga baik-baik, punya ilmu agama yang cukup memadai, pribadi oke, wajah pun tidak mengecewakan. Tapi mengapa dia masih tidak bersedia? Keluarganya menolak. Kriteria seperti apa lagi yang keluarganya dambakan? Sekali lagi, cinta tidak bisa dipaksakan, mungkin ada beberapa kriteria lain yang belum kita miliki, yaitu kriteria yang baginya adalah paling prioritas di antara kriteria lainnya dan hal itu merupakan daya tarik tersendiri bagi mereka.

Kalau sudah begitu, mari kita jadikan momen penolakan tersebut sebagai momen kita untuk mencari tahu dan memperbaiki terus kekurangan-kekurangan kita. Sekali ditolak, berarti satu perubahan ke arah yang lebih baik, dua kali ditolak, dua perubahan, sehingga pada akhirnya, ketika Allah mengirimkan seseorang yang terbaik menurutNya kepada kita, orang tersebut akan terpana dan berkata "Waaa... Istri/suamiku ternyata keren sekaliii."

Ingat, kita harus selalu berusaha memperbaiki kekurangan diri, menjadikan setiap kegagalan sebagai batu loncatan ke arah kesuksesan, melecutkan kemampuan, membangun potensi yang selama ini terpendam, memacu semangat dalam diri. Seorang pemenang tidak dilahirkan, tetapi harus diciptakan.

Sumber: http://azuraakhfiya.multiply.com/journal/item/9/Dont_Cry_Ketika_Mencintai_Tak_Bisa_Menikahi
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://muslimunm.4umer.com
al_ghariby
Aktif
Aktif


Female Jumlah posting : 69
Registration date : 13.01.09

PostSubyek: Tak Semudah itu ...   Fri Jan 16, 2009 4:08 pm

Salamun 'alaik ...

Ketika cinta tak harus memiliki, biarkan rasa itu tetap mengalir seiring dengan jalannya waktu.

Ketika cinta tak harus memiliki, tentu sakit yang terjadi pada hati.

Sebuah pernyataan yang entah logis atau tidak, tetapi simaklah:

Tubuh yang sakit bisa diobati dengan obat-obatan yang ada di apotik...
Hati yang sakit tak bisa sembuh meski dengan berjalannya waktu yang cukup lama...
Sebab, sepanjang usia kita berada di bumi, kenangan itu akan tetap abadi dan stiap waktu bisa teringat oleh hati dan fikiran

Maka dari itu, yang belum pernah jatuh hati...Janganmiki' coba nah!
Sakit lho jika semuanya harus jauh dari harapan.
Seperti kata-kata yang pernah masuk di inbox ponsel kuno ku, "Jangan terlalu berharap, karena aku khawatir, semuanya jauh panggang dari api" (Sesuatu yang menurut kalimat, itu tidak mungkin terjadi)

Untuk "pooh yang lagi sakit", sabar dan banyak-banyak berdo'a ya...

<al_ghariby>
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Salsabilah
Pemula
Pemula


Female Jumlah posting : 18
Registration date : 16.01.09

PostSubyek: Re: Don't cry ketika Cinta Tidak Bisa Memiliki   Tue Jan 20, 2009 2:07 pm

Tidak juga ukhti, jika hati yang sakit maka dapat diobati oleh Al-qur'an bukankah al-Qur'an merupakan obat dari segala penyakit.

Jika hati yang sakit karen ajatuh hati yah bisa juga diobati dengan Al-Qur'an. Jika hati penuh dengan Al-Qur'an maka yakin rasa sakit bagaimana pun dapat terobati

meminjam istilah dari buku "cinta yang membius" betul-betul membius orang yang hatinya dipenuhi oleh Al-Qur'an
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
khalilah
Pemula
Pemula


Female Jumlah posting : 2
Registration date : 26.01.09

PostSubyek: Re: Don't cry ketika Cinta Tidak Bisa Memiliki   Sat Feb 14, 2009 3:46 pm

menangis sebentar tak apalah, namanya juga kecewa. namun jangan sampai kekecewaan menjadi amarah dan dendam kesumat, sehingga berusaha melakukan sesuatu hal yang tidak dianjurkan agama (kemungkaran). sebenarnya pada saat inilah waktu yang tepat untuk meraih ladang pahala dengan berlapang dada, bersabar dan bertawakal dengan keputusan yang Allah telah tetapkan kepadanya. jodoh tidak bisa dipaksakan..sudah ada yang mengatur. Allah pasti bermaksud baik kenapa cinta bertepuk sebelah tangan. dibalik musibah ada hikmah," Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (QS 2:216)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://tikaqy.blogspot.com
al_ghariby
Aktif
Aktif


Female Jumlah posting : 69
Registration date : 13.01.09

PostSubyek: Re: Don't cry ketika Cinta Tidak Bisa Memiliki   Sat Feb 14, 2009 10:30 pm

Assalamu'alaikum warahmatullah

Berbicara masalah cinta memang tiada habisnya.
Jika sudah merasuk di hati dan fikiran, semuanya seakan indah dan rasanya manis terus saja.

Semua itu dikarenakan otak tidak lagi mampu mendahulukan rasionalitasnya.
Sesuai dengan hasil penelitian seorang Professor di salah satu Universitas yang ada di London, mendapatkan hasil penelitian bahwa otak memang tidak bekerja optimal dan selalu merasa ingin tampil lebih baik ketika jatuh cinta.

Namun, semuanya pun berjalan ketika cinta itu tidak berbalas. Sakit dan semua kesedihan harus hinggap di hati sang pecinta dan yang dicinta.

Semoga cinta yang kita punya tidak salah dan tidak ditempatkan pada tempat yang salah.
Cinta...cinta...cinta dan selalu cinta.

"al_ghariby"
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content




PostSubyek: Re: Don't cry ketika Cinta Tidak Bisa Memiliki   Today at 1:55 pm

Kembali Ke Atas Go down
 
Don't cry ketika Cinta Tidak Bisa Memiliki
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Ukhuwah UNM :: Ahlan wa Sahlan :: Pahit Manisnya Cinta-
Navigasi: