Forum Ukhuwah UNM

Ajang untuk saling berbagi ilmu, taushiyah, curhat dan info masyarakat UNM makassar
 
IndeksCalendarFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
Radio Sunnah

Latest topics
» RAHASIA MUDAHNYA MENDAPATKAN MODAL UNTUK USAHA ATAU UNTUK BIAYA HIDUP
Mon Jul 15, 2013 5:09 pm by millantea

» надо похудеть на 15кг за 20дней
Thu Aug 04, 2011 9:04 pm by Tamu

» best fish oils supplements
Thu Aug 04, 2011 2:50 pm by Tamu

» Alabama Dept. of Public Health Proposes Civil Penalty Against Company For Failing To Properly Maintain Security, Accountability Of Radioactive Sources
Thu Aug 04, 2011 1:49 pm by Tamu

» Effects Of Ekg On Caffeine
Wed Aug 03, 2011 8:33 pm by Tamu

» generic name for ultram er
Wed Aug 03, 2011 4:30 pm by Tamu

» australia online casinos
Tue Aug 02, 2011 11:30 pm by Tamu

» sundown naturals fish oil
Tue Aug 02, 2011 10:37 pm by Tamu

» hotele polska 5 gwiazdek
Tue Aug 02, 2011 2:32 pm by Tamu

User Yang Sedang Online
Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada

User online terbanyak adalah 21 pada Sat Feb 05, 2011 7:12 am
Top posters
Admin
 
al_ghariby
 
erkawe
 
ikhwan_unm
 
ullahsultan
 
akhjafar
 
Salsabilah
 
abu uwais
 
najah
 
ibnu yahya
 
Kalender Hijriah
google salaf

Share | 
 

 Hukum taklid dalam bermadzab

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Admin
Admin


Jumlah posting : 73
Registration date : 13.01.09

PostSubyek: Hukum taklid dalam bermadzab   Thu Jan 22, 2009 5:55 pm

Syaikh Al-Bany ditanya:
Apa dalil haramnya taklid? Dan bagaimana hukum bermazhab?

Jawaban:
Saya tidak mengetahui dalil haramnya taklid, bahkan taklid merupakan suatu keharusan bagi orang yang tidak memiliki ilmu. Allah azza wa jalla telah berfirman:

Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui. (An Nahl: 43)

Berdasarkan ayat ini, kaum muslimin dalam hal ilmu dibagi menjadi dua bagian:

Pertama:
Seorang yang berilmu ('alim) wajib baginya menjawab pertanyaan orang yang bertanya.

Kedua:
Orang yang tidak berilmu, wajib bertanya kepada seorang yang berilmu.
Seseorang yang bertanya kepada ustadz atau ulama yang berilmu jika menghadapi satu masalah berarti telah mengamalkan ayat di atas.

Barangkali maksud si penanya adalah bagaimana hukumnya jika seseorang dalam menjalankan agamanya mengikuti tata cara salah satu mazhab dan tidak peduli dengan mazhab yang lain atau pendapat-pendapat ulama yang tidak sesuai dengan mazhab yang dia anut, jawabannya tentu saja bermazhab seperti ini tidak dibolehkan, karena bertentangan dengan dalil-dalil baik dari Al-Qur'an maupun hadits Nabi .

Dan para ulama telah membagi manusia dalam beragama kepada tiga golongan:

1. Mujtahid (orang yang berijtihad).
2. Muttabi (orangyang mengikuti dalil-pent), ia berada di atas ilmu
3. Muqollid (orang yang ikut-ikutan, tidak mempunyai ilmu-pent), kebanyakan manusia termasuk dalam golongan terakhir ini.


Dengan demikian, tidak bisa kita katakan bahwa taklid secara mutlak hukumnya haram, kecuali taklid buta.

Diambil dari Fatwa-Fatwa Syaikh Nashiruddin Al-Albany, Penerbit: Media Hidayah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://muslimunm.4umer.com
 
Hukum taklid dalam bermadzab
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Ukhuwah UNM :: Ad-Dienul Islam :: MANHAJ-
Navigasi: